Ramuan-herbal

Ramuan Herbal : 5 Fakta dan Sejarah di Berbagai Negara ( Bab ke 2)

Berbagai Ramuan Herbal yang ampuh dari berbagai negara dan bagaimana asal muasal, Obat herbal ini bisa sampai di berbagai benua di dunia. Inilah, Faktanya !

ini adalah kelanjutan dari bab “Herbal : Info Terbaru | Fakta dan Sejarah Obat Herbal di Berbagai Negara”.

Fakta Ramuan Herbal Dari Berbagai Negara dan Benua di Dunia

D. AFRIKA

Sebuah naskah kuno dari tahun 500SM yang ditemukan membuktikan bahwa herbal sudah digunakan ribuan tahun lalu di Afrika Utara.

Sebuah naskah atau buku kuno yang mencatat lebih kurang 870 resep herbal dan juga 700 herbal yang biasa digunakan dalam herbal.

Pada dasarnya, herbal di Afrika dipengaruhi oleh herbal di Arab. Ini terjadi karena adanya perdagangan antara Arab dengan Afrika.

Pada awalnya herbal yang digunakan di Arab didatangkan dari Somalia. Jadi, walaupun Afrika Utara sudah memiliki pengobatan herbal sebelumnya, Arab tetap memberikan pengaruh besar melalui perdagangan ini.

Pengobatan herbal afrika sebenarnya sangat kuat. Pengobatan ini tidak mudah digantikan oleh kemajuan zaman. tetapi tidak terlepas dari tantangan hal ini pernah di kutip di forbes “Trends and Challenges of Traditional Medicine in Africa“.

Pada awalnya, pengobatan herbal di afrika didasarkan pada kepercayaan bahwa setiap herbal mengandung kekuatan magis.

Ini juga berkaitan dengan keyakinan masyarakat di afrika bahwa sakit disebabkan oleh jin (roh) sehingga untuk mengobatinya diperlukan herbal yang juga bersifat magis.

Lebih lanjut, bila ternyata penyakit tersebut tidak dapat disembuhkan dengan herbal yang ada, masyarakat afrika mempercayai bahwa pasien tersebut sudah dikutuk atau sudah menjadi milik iblis.

Dengan perkembangan zaman, obat-obatan konvensional mulai masuk ke Afrika. Sayangnya, obat-obatan tersebut hanya dapat dinikmati oleh msyarakat kota.

Masyarakat yang jauh dari kota juga tetap menggunakan herbal sebagai obat. Selain itu, di pedesaan juga tidak ada ahli kesehatan yang dapat memberikan bantuan kesehatan bagi masyarakat.

Oleh karenanya, herbal diberikan oleh spritualis, herbalis, serta ibu rumah tangga. Karena hal ini, WHO bersama afrika terus mengadakan pelatihan mengenai obat herbal serta prosedur yang higienis dalam meracik herbal.

Dengan demikian, akan terjadi peningkatan kesehatan di Afrika. Sekarang Bermunculan jasa maklon herbal membrikan bagi siapa saja yang ingin berbisnis herbal jadi lebih mudah.

E. AMERIKA

Bagi masyarakat di Amerika Utara, sakit adalah saat dimana jiwa seseoarang diambil oleh sebuah kekuatan yang besar.

Untuk sembuh, seorang dukun harus melakukan ritual untuk membawa kembali jiwa tersebut.

Herbal dalam masyarakat Amerika Utara dapat membantu kesembuhan karena dianggap memiliki kekuatan spiritual dan kekuatan magis.

Tembakau merupakan salah satu herbal yang dianggap sacral bagi masyarakat di A merika Utara.

Berbeda dengan masyarakat di amerika utara, masyarakat mexico percaya bahwa seseorang akan sakit bila terjadi ketidak seimbangan antara panas dengan dingin dalam tubuhnya.

Sedangkan pengobatan herbal di mexico banyak dipengaruhi oleh suku Aztec, Maya, dan Spanyol.

Hal ini terbukti dari buku yang ditulis oleh martin herbalis dari amerika ini mencatat kurang lebih ada 251 spesies tanaman obat yang digunakan di mexico. Diantara 250 tadi terdapat obat dari suku maya dan Aztec.

Di amerika utara, Pratik pengobatan herbal sangat dianjurkan dan menjadi rujukan pertama mengatasi suatu penyakit.

Bahkan di Nicaragua dan republic dominika, para ibu diajarkan bagaimana mengginakan herbal untuk mengobati penyakit.

Sedangkan di kuba, para dokter menggunakan ramuan herbal dalam membuat resep.

Dalam perjalanan waktu, beberapa herbalis di amerika memunculkan beberapa praktik herbal yang lebih komplet. Praktik ini muncul karena adanya akulturasi herbal amerika dan barat (eropa).

Salah satunya adalah eclecticism. Pengobatan ini mengombinasikan pengobatan herbal dengan pengobatan konvensional. Selain itu juga physiomedicalism.

Dalam physiomedicalism, perut diyakini sebagai sumber penyakit.

Pada awal abad 19, terjadi penurunan penggunaan herbal di amerika.

Masyarakat mulai meninggalkan Pratik pengobatan ini dan herbal pun di ilegalka di amerika.

Namun  pada awal abad 20 herbal mulai dijual sebagai obat suplemen. Selain itu, sekolah-sekolah herbal serta Pratik herbalis pun mulai marak di Amerika.

F. INDONESIA

Praktek herbal diindonesia memang tidak sepopuler di negara ataupun di benua lain.

Akan tetapi, ini bukan berarti herbal merupakan barang baru di Indonesia.

Herbal sudah lama digunakan sebagai obat di Indonesia. walaupun memang praktiknya banyak dipengaruhi oleh beberapa negara tetangga.

Kitab jawa kuno Niti Castramerupakan salah satu bukti bahwa di Indonesia, khususnya jawa, ramuan herbal sudah lama dipercaya sebagai obat.

Dalam kitab tersebut terdapat puisi betuliskan demikin “mirwa hyang prethiwi tang usandhilata ilang igunanirran reteng jagad”

Yang berarti

“dunia hilang kesuciannya seperti sambiloto yang mengandung obat kehilangan kesuciannya”

Dengan kata lain, masyarakat pada zaman dahulu sudah mengakui keampuhan tanaman obat.

Selain itu sebuah naskah tua SERAT RAMA yang dituliskan oleh R. NG. YASADIPURA menuliskan balai tentara hanoman saat berperang melawan Rahwana.

Praktik herbal di Indonesia sebenarnya sudah maju. Saat ini sudah banyak para ahli di bidang farmasi melakukan penelitian mengenai kandungan herbal guna mengetahui khasiat untuk tubuh.

Dari penelitian tadi di hasilkanlah berbagai obat herbal dalam berbagai bentuk seperti kapsul, sirup, bubuk, serta ramuan seduh instan.

Akan tetapi, praktik meracik herbal secara tradisional masih amat kental di beberapa desa. Jamu merupakan salah satunya.

Praktik herbal diindonesia makin lama kian berkembang. Ini dibuktikan dengan banyaknya perusahaan farmasi yang ikut memproduksi obat herbal.

Dari berbagai obat yang di produksi kebanyakan untuk mengobati penyakit berat seperti:  pasutri/ obat kuat, ejakulasi dini, jantung, asam urat, diabetes, kolesterol.

Selain itu, saat ini banyak produksi rumahan yang membuat berbagai produk herbal yang uni, seperti sampo, pelembab kulit, dan masih banyak lagi.

Bahkan saat ini masyarakat sudah banyak yang melek cara meracik ramuan herbal untuk kesehatan keluarga.

Ini menunjukkan praktik herbal menjadi milik semua kalangan di Indonesia.

Di washingtonpost telah mengutip tentang For Some Herbal Enthusiasts, It’s Back to Nature.

ini sangat cocok bagi anda yang gemar menanam tanaman herbal di perkebunan rumah.