Penyakit Hipertensi

Penyakit Hipertensi : obat, gejala dan Cara mencegahnya

Definisi Penyakit HIPERTENSI  

Hipertensi atau darah tinggi (High Blood Pressure) merupakan kondisi dimana terjadi penyempitan arteri karena dinding arteri menebal dan kaku sebagai akibat arteriosclerosis.

Tekanan ini akan meyebabkan tekanan darah menjadi tinggi.

Tekanan darah seorang pada prinsipnya bisa berubah ubah, bahkan bisa mnegalami peningkatan diatas normal.

Bila seseorang melakukan aktifitas, tekanan darahnya akan menjadi tinggi. Sedangkan saat seseorang istirahat, tekanan darahnya akan turun.

Bukan hanya aktifitas yang akan membuat tekanan darah menjadi berubah. Stres dan umur dapat memicu perubahan tekanan darah.

Bahkan tekanan darah pada saat pagi, siang, dan malam juga dapat berbeda.

Penelitian membuktikan bahwa pria rentan hipertensi dibandingkan perempuan. Ini karena biasanya laki-laki memiliki pola hidup yang tidak sehat seperti merokok dan konsumsi Alkohol.

Berikut adalah beberapa faktor penyebab terjadinya darah tinggi.

  • Keturunan: seseorang yang kedua orang tuanya ,engidap hipertensi akan memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi.

 

  • Usia: bertambahknya usia seseorang juga akan menyebabkan tekanan darah meningkat. Ini karena dengan bertambahnya umur, terjadi perubahan pada struktur pembuluh darah.

 

  • Garam: garam adalah pemicu terjadinya hipertensi karena garam mengandung natrium yang dapat memicu hipertensi.

 

  • Stress: stress dapat memicu kerja jantung sehingga dapat menimbulkan tekanan darah tinggi.

 

  • Rokok dan kafein: minuman bersoda, minuman berkafein seperti kopi, serta rokok dipercaya dapat menaikan denyut jantung yang akhirnya dapat memicu hipertensi.

 

  • Kurang olahraga: dengan olahraga yang teratur jantung akan bekerja secara teratur dan serta tidak langsung membuat tekanan darah stabil.

 

  • Obesitas: tubuh yang kegemukan biasanya Karen adanya penumpukan lemak. Lemak yang menumpuk pada pembuluh darah akan menyebabkan arteri menyempit dan akhirnya menimbulkan hipertensi.

 

 

Salah satu herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit ini adalah belimbing.

Belimbing dapat menjadi menjadi cara yang menyenangkan untuk mengobati hipertensi.

Muflihah isnawati dari politenik kesehatan semarang, jawa tengah, bersama koleganya melakukan riset untuk membuktikan khasiat dari belimbing.

Daris riset yang telah dilakukan ditemukan bahwa dalam 7 hari konsumsi belimbing dapat menurunkan tekanan darah.

Yang awalnya memiliki tekanan darah 140-160 mmgh akan memiliki tekanan darah normal 120-180 mmgh dengan mengonsumsi 500 ml jus belimbing dalam kurun waktu 7 hari.

Khasiat dari belimbing ini sebenarnya di dukung oleh kandungan dalam belimbing.

Belimbing memiliki kandungan 425mg kalium, 11 mg kalsium, dan 2.8 magnesium. Ketiganya berperan dalam menurunkan tekanan darah yang tinggi.

Kalium bersifat sebagai diuretic. Dengan sifatnya ini, akan banyak natrium terbuang melalui urine.

Dampaknya tekanan darah sisotlik dan diastolic akan lebih cepat turun. Magnesium sendiri berperan dalam mengontrol tekanan darah dengan meningkatkan penangkapan glukosa.

Hasilnya resistensi insulin akan berkurang. Sedangkan kalium berperan dalam meningkatkan ekskresi urine dengan mengaktifkan enzim vasoaktif brandikardi.

Tekanan darah akan turun bersamaan dengan ekskresi urine.

baca jugaPenyakit Gagal Ginjal Kronis: Obat, Gejala, dll. • makloonherbal.com


Resep Belimbing untuk Mnegatasi Hipertensi

Bahan:

100 mg belimbing

50 gram asparagus

50 gram apel

250 ml air matang


Cara Meracik:

Cuci bersih semua bahan, lalu potong potong. Masukkan semua bahan dalam blender dan proses hingga halus.

Tambahkan air lagi nila terlalu kental. Pindahkan dalam gelas, sajikan.