Manfaat Kandungan dan Atifitas Dalam Herbal Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

  1. KANDUNGAN DAN AKTIVITAS DALAM HERBAL

Herbal memiliki khasiat yang dahsyat untuk kesehatan bukan secara tiba-tiba. Manfaat dari herbal diperoleh karena adanya kandungan dalam herbal.

satu herbal saja bisa mengandung lebih dari satu senyawa aktif penting. Penelitian panjang yang telah dilakukan oleh para ilmuwan telah menghasilkan berbagai temuan mengenai kandungan berharga dalam herbal. Berikut beberapa kandungan spesial yang ditemukan dalam herbal.

Serat

Serat bisa diartikan dalam 2 definisi, yaitu sebagai polisakarida nonpati dan sebagai sisa makanan dalam kolon setelah makanan mengalami proses pencernaan.

Ada dua jenis serat, yaitu serat larut dalam air serta serat yang tidak larut dalam air Serat yang larut dalam air ada dalam bentukmucilage, gum guar, serta pektin.

Serat jenis ini dapat mencegah konstipasi, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, serta menimbulkan rasa kenyang.

Karena dapat menimbulkan rasa kenyang, serat ini dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes mellitus dan cocok untuk diet menurunkan berat badan.

Serat tidak larut dalam air ada dalam bentuk selulosa, hemiselulosa, serta lignin.

Peran serat jenis ini adalah untuk mencegah konstipasi dan sembelit.

Sedangkan selulosa dan hemiselulosa juga berperan dalam mengikat asanm empedu, menurunkan kadar kolesterol, dan meningkatkan bobot dan ukuran feses.

Dengan demikian, feses yang keluar tidak cair. Sementara lignin berperan sebagai antibakteri, antikanker, antijamur, serta antivirus.


    1. Baca Juga : Jasa Maklon Herbal Terbaik dan Terpercaya di Indonesia
  1. Enzim

Enzim adalah zat yang sangat berperan dalam kehidupan sel. Bekerja sama dengan vitamin, enzim meningkatkan reaksi kimia penting dalam tubuh.

Enzinm yang cukup popular dalam herbal adalah enzim papain pada pepaya, serta enzinm bromelin dalam nanas.

Kedua enzim ini dikenal sangat bermanfaat untuk sistem pencernaan.

 

Selain itu, serat ini juga sangat baik untuk kolagen sehingga sangat bagus untuk mempercepat penyembuhan luka.

 

  1. Fitonutrien

 

Fitonutrien bukan nutrisi, bukan mineral, dan bukan pula vitamin. Akan tetapi, keberadaannya sangat penting untuk tubuh.

Fitonutrien bisa berupa pigmen, zat yang menyerupai vitamin, serta zat makanan minor.

Pigmen pada tanaman buah bisa berupa karotena, klorofil, flavanoid, dan masih banyak lagi.

Pigmen adalah zat warna pada tanaman obat.

Pigmen bisa didapatkan pada buah pepaya, umbi ungu, dan tanaman obat lain yang memiliki warna.

Karotena merupakan salah satu bentuk pigmen yang memiliki aktivitas sebagai antikanker.

Sedangkan flavonoid memiliki aktivitas sebagai anti- radang, antialergi, antivirus, antioksidan, anti-aging, antikarsinogenik; pe- nurun kadar kolesterol darah, membantu penyerapan vitamin C, menjaga kesehatan peredaran darah, serta melindungi vitamin C dari proses oksidasi.

Flavanoid memiliki beberapa turunan seperti quercetin, catecin, lutein, apigenin, dan masih banyak lagi

Klorofil sendiri berperan dalam mendorong produksi hemoglobin, me ngurangi pengeluaran hemoglobin saat haid, serta bersifat sebagai anti- oksidan dan antikanker.

Fitonutrien lain yang juga penting untuk tubuh adalah zatmakanan minor Zat makanan minor bisa dalam beragam bentuk seperti fenol, polifenol, indole, serta isocyanate.

Zat makanan tadi bisa berperan sebagai antikanker. Fenol memiliki beberapa turunan yang juga berguna sebagai obat.

Fenol pada prinsipnya bersifat sebagai antiseptik, mengurangi radang, hingga dapat juga digunakan dalam aspirin.

Namun, kandungan fenol dalam sebuah obat bisa menimbulkan efek samping bila digunakan pada kulit yang sensitif. Beda dengan isoflavon, saponin, dan monoterpone.

Ketiga zat tadi mampu menurunkan kadar kolesterol, merangsang kekebalan tubuh, men- cegah penyakit jantung koroner, serta antikanker.

Saponin sendiri dapat membantu penyembuhan batuk karena bersifat sebagai expectorant serta membantu dalam penyerapan nutrisi.

 

Zat makanan minor lainnya adalah ellagic acid, chlorogenic acid, sertoa cafeic acid. Zat makanan tersebut berperan sebagai antioksidan dan anti- kanker.

Sedangkan gluthation dapat bermanfaat sebagai antioksidan, antikanker, serta menetralisir logam berat.

Kandungan-kandungan dalam herbal di atas memiliki aktivitas kimiawi yang sangat penting untuk tubuh.


 Berikut beberapa aktivitas herbal yang berguna untuk tubuh.

  • Antiseptik: menjaga dan melindungi tubuh dari berbagai infeksi,
  • Afrodisiak: merangsang gairah seksual
  • Antiinflamasi:mencegah serta mengobati peradangan, seperti pembengkakan.
  • Antivirus: melindungi tubuh dari virus
  • Antibakteri: melindungi tubuh dari bakteri serta melawan bakteri jahat dalanm elawan virus dalam tubuh, tubuh,
  • Analgesik:membantu tubuh dalam mengatasi rasa sakit dan nyeri, Astringents: memberikan kesan segar pada tubuh.

pencarian terkaait baik ini sebagai berikut :

  • tanaman herbal untuk meningkatkan imunitas
  • cara membuat jamu untuk daya tahan tubuh
  • efek obat herbal pada ginjal
  • obat herbal untuk daya tahan tubuh anak
  • manfaat obat herbal
  • herbal untuk kekebalan tubuh
  • cara minum obat herbal yang benar
  • mengenal obat herbal