Obat-asam-urat

Asam Urat | Batu Empedu : Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati

Definisi Apa itu Asam Urat dan Batu Empedu


Pengertian Asam Urat 

Manusia dapat memperoleh purin dari dalam maupun dari luar tubuhnya. Purin yang berasal dari luar tubuh biasanya berasal dari makanan tinggi protein.

Purin ini nantinya harus dibuang setelah mengalami proses metabolisme. Namun bila tubu menenrina terlalu banyak hingga purin tidak dapat di proses secara sempurna hingga akhirnya terjadi pengendapan atau penumpukan. ‘

Penumpukan ini akan menimbulkan rasa nyeri dan ngilu pada persendian, dan dalam jumlah yang banyak akan menimbulkan bengkak dan peradangan yang sangat menyiksa.

Inilah yang disebut dengan sakit uric acid.

  • GENETIK DAN HORMONAL

Uric acid yang disebabkan genetic dan hormonal tidak dapat di hindari. Kelainan genetic dan hormonal dapat menimbulkan produksi uric acid yang tidak terkendali dan disertai sistem ekskresi yang tidak normal sehingga purin sisa metabolism tidak dapat di buang secara sempurna.

  • PENYAKIT DARAH DAN OBAT-OBATAN

Secara empiris, penyakit yang berkaitan dengan sumsum tulang dan polisitemia (peningkatan jumlah sel darah merah akibat pembentukan sel darah merah yang berlebihan) dapat memicu uric acid.

  • Makanan apa yang menyebabkan dan yang harus di hindari asam urat

  1. jeroan
  2. kaldu daging
  3. Sosis
  4. Bebek
  5. Sea Food

Purin dalam kadar normal tetap dibutuhkan oleh tubuh, namun saat purin yang masuk dalam tubuh melebihi kadar normal, sistem metabolism harus bekerja dengan sangat keras untuk membuang sisa purin. Karena harus bekerja keras, ginjal akan mengalami penurunan hingga akhirnya purin tidak dapat dibuang dan menumpuk dalam tubuh.

Saat tubuh mengalami uric acid, tubuh sudah mengirimkan sinyal-sinyal walau masih terlalu lemah. Namun, gejala-gejala ini biasanya akan diabaikan sehingga tidak ada proses pengobatan yang dilakukan.

Akhirnya lama-kelamaan purin makin menumpuk dan uric acid menjadi makin parah.

 

Apa dan Bagaimana ciri ciri Asam Urat berikut ini adalah gejalanya.


  • Nyeri pada otot, terutama pada persendian lutut, pinggang, punggung, pinggul, pundak, serta bahu
  • Terjadi pembengkakan yang terasa panas, nyeri, dan kemerahan di persendian pada malam hari
  • Tubuh akan mudah merasa capai dan pegal-pegal
  • Tubuh akan sering merasa linu dan kesemutan, lama-kelaman akan makin sering terjadi dengan periode waktu yang lebih lama.
  • Sering terbangun di malam hari karena rasa ingin buang air kecil
  • Pada penyakit ini yang parah akan muncul tofus atau benjolan di persendian yang berisi serbuk mirip kapur.

 

Mencegah terjadinya asam urat, Lakukan langkah praktis ini:


  • Rajin berolahraga untuk memperlancar proses metabolism tubuh
  • Mengurangi, bahkan bila perlu menghindari konsumsi makanan yang mengandung tinggi protein
  • Memperbanyak konsumsi air putih mengingat air putih dapat membantu kerja hginjal dalam melarutkan sisa purin ke dalam urine.
  • Memperbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti ubi, ketela, dan oat. Sebaliknya hindari konsumsi karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti, dan biscuit. Anda juga bisa mengonsumsi makanan sumber potassium seperti kentang, pisang, dan yogurt. Potassium dapat membantu melarutkan zat purin sehingga tidak ada penumpukan purin dalam tubuh.
  • Istirahat yang cukup, menjalani pola hidup sehat, serta bebas stress sangat penting dalam mencegah berbagai penyakit, termasuk uric acid.

Bila sudah terjadi penyakit ini, tips diatas bisa dilakukan. Selain itu, anda juga bisa membantu proses penyembuhan dengan konsumsi ramuan herbal dengan bahan daun murbei.

Dari rangkaian penelitian, daun murbei terbukti dapat menyembuhkan penyakit ini. Zhen ou yang dan rekannya dari school biological, Jiangsu university, zhenjian cina menuliskan bahwa daun murbei memiliki kandungan penting untuk mengobati asam urat atau di sebut juga Gout Attacks.

Seperti, flavon, alkaloid, polisakarida, sterol, minyak volate, asam amino, vitamin, dan senyawa mikro lainnya.

Kandungan flavon dalam daun mubei mempunyai peran sebagai antioksidan yang akan menghambat oksidasi xantin menjadi uric acid.

Lebih lanjut, ahmad fauzi dari dinas kesehatan  kabupaten Kediri jawa timur menambahkan bahwa daun murbei bersifatsebagai pembersih kotoran dan racun dalam tubuh, seperti purin.

Daun murbei berbeda dengan obat kimia yang dapat membahayakan tubuh bila dosisnya di naikkan.

Sedangkan menurut herbalis lukas tersono adi, daun murbei bersifat diuretic dan detoksifikasi. Dengan sifat ini, daun murbei sangat pas untuk mengobati penyakit ini .

Berikut racikan daun murbei untuk mengobatinya.


Racikan Daun Murbei untuk Mengatasi Asam Urat

 BAHAN :

  • 20 gram daun murbei
  • 1 ruas jari temulawak
  • 5 gram sambiloto
  • 400 ml air

CARA MERACIK

  1. Cuci bersih semua bahan lalu rebus dalam 400 ml air sampai mendidih
  2. Setelah dingin, saring lalu minum pada pagi dan malam hari

Itulah obat asam urat secara tradisional dan pantangannya apa saja yang harus di hindari.

 


Apa Itu Batu Empedu?


Batu empedu juga dikenal sebagai kolitiasis dalam istilah kedokteran. Ini merupakan kondisi dimana terbentuk batu pada kantong empedu atau saluran empedu.

Ketika batu yang terbentuk ini tinggal diam dalam empedu, tidak ada gejala yang menimbulkan rasa sakit atau mengganggu.

Namun bila batu ini menyumbat saluran empedu, atau mengakibatkan peradangan pada kantong empedu akan menimbulkan ras sakit yang sangat hebat.

Batu empedu biasanya terbentuk dari kolestrol yang larut dalam empedu. Bila terjadi peradangan pada batu empedu dapat terbentuk dari gabungan kolestrol dan bilirubin, atau gabungan kalsium dan bilirubin.

Batu yang lama tersimpan dalam kantang empedu akan berjalan mengikiti aliran darah ke saluran empedu dan menyangkut di saluran tersebut.

Alhasil akan muncul rasa sakit yang sangat dahzyat, pada penderita batu empedu.

Gejala yang muncul akan beragam pada penyakit batu empedu. Bila terjadi peradangan pada batu empedu, akan muncul rasa sakit yang sangat dahsyat pada bagian kanan perut yang menjalar ke punggung.

Peradangan ini bisa terjadi bila penderita mengonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak tinggi.

Gangguan lainnya adalah gangguan pencernaan, mual, muntah, gas dalam perut, sendawa, kolik, kedinginan, suhu badan tinggi, serta feses berwarna cokelat.

Namun jika batu empedu menyumbat saluran empedu akan muncul gejala yang berbeda  seperti penyakit kuning.

Untuk mencegah dan mngobati batu empedu, penderita batu empedu harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi, menghindari maknan yang digoreng, makanan dengan kadargula tinggi, makanan yang menimbulkan gas seperti sawi dan lobak, serta minuman yang mengandung soda dan alkohol.

Untuk mengobati batu empedu, herbal keji beling dapat dimanfaatkan. Keji beling memiliki kandungan senyawa kalsium karbonat, kalium, natrium, ferum, dan fosfor.

Daunnya sendiri juga memiliki kandungan senyawa penting seperti vitamin c, B1, B2; Serta tannin.

Kandungan kalium dalam keji beling memiliki sifat diuretic. Selain itu, kandungan kalium ini dipercaya mampu menghanjurkan batu empedu, batu ginjal, serta batu kandung kemih.

Racikan Keji Beling untuk Mengobati Batu Empedu

BAHAN :

  • 30 gram daun keji beling
  • 15 gram daun ungu segar
  • 100 gram rambut jagung
  • 4 gelas air

CARA MERACIK

  • Cuci bersih semua bahan, lalu rebus dalam 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas air
  • Setelah dingin, saring dan minum 2 kali sehari dengan takaran 1 gelas tiap minum